Nemu foto-foto liburan kemarin di folder lawas.
Ini foto waktu di BNS dari atas kereta genjot atau apalah itu ga tau namanya.
Kalo yang ini waktu di Taman Safari.
Liburan tinggal 2 minggu dan belum ngapa-ngapain.
Kamar masih berantakan. Buku-buku belum di-pack. Belum jadi bikin clay. Buku gambar masih suwung.
Mana minggu besok udah MOS. Za ampun..
Btw gara-gara kemarin pinjem kameranya Bud saya jadi pengen SLR. Tapi dipikir-pikir mengingat kapasitas uang jajan dan hobi saya menghabiskan uang jajan, kalo nabung sekarang baru bisa kebeli 7 tahun lagi yake.
Hiks.
Annisa?
Iyaaa.
Ada yang baru nih.
Apaaa?
Wallsticker rasa pegel!
....
Oke, sepertinya saya menderita jayus kronis. Harap maklum dan jangan dihiraukan ya saudara-saudara.
To the point aja deh. Jadi, tadi malem saya tidur cepet. Lagi nonton Extremely Loud and Incredibly Close terus ketiduran. Jam 8nan. Bangun jam 5 pagi. Aih indahnya tidur 9 jam.
Bukan... Bukan itu sih intinya.
Terus habis itu saya nyuci oleh-oleh dari kos. Terus beres-beres kamar. Istri idaman banget kan.
Nah yang ini baru intinya.
Waktu lagi ngerapiin barang-barang di lemari, kok ada gulungan gitu ya dalem plastik. Saya pun menarik barang tersebut keluar. Dan ternyata isinya wallsticker gretongan dari kakak saya beberapa bulan yang lalu. Waktu itu emang saya bilang ke dia pengen itu, soalnya pengen makeover kamar gitu deh. Tapi apa daya kantong anak kos, ga mampu beli wallpaper dan males banget kalo ngecat ulang. Jadi wallsticker itu emang pilihan yang tepat, udah murah dan yang paling penting GA RIBET.
Nah, wallsticker tadi gambarnya tiang listrik gitu dan keliatannya masangnya agak rumit. Namun karena tadi saya lagi suwung dan sedang dalam mode istri yang baik, jadi saya memutuskan mendedikasikan minggu pagi saya yang indah buat nempel itu wallsticker.
Sumpah waktu awal-awal nempelnya menyenangkan sekali. "Owalah cuma gini toh."
Tapi ternyata oh ternyata... Saya belum menyadari rintangan macam apa yang telah terhampar di hadapan.
Nempel kabel-kabelnya itu benar-benar gaple. Cocok buat yang mau melatih kesabaran. :)
Hasilnya ga sebagus di gambar. Dan sedikit tidak worth it mengingat nempelnya yang berbalur keringat dan air mata.
Ada yang penasaran gimana masang ujung kabelnya yang njengat ke atas 3 meteran itu mengingat keterbatasan tinggi badan saya?
Ini jawabannya..
Masih ditambah njot-njotan di kasur, penggaris 30cm yang disambung sama penggaris 30 cm lagi, dan ndangak-ndangak sampe leher mau copot rasanya... Iya. Saya emang seimut itu.
Maafkan aku, Jimmy.
Iyaaa.
Ada yang baru nih.
Apaaa?
Wallsticker rasa pegel!
....
Oke, sepertinya saya menderita jayus kronis. Harap maklum dan jangan dihiraukan ya saudara-saudara.
To the point aja deh. Jadi, tadi malem saya tidur cepet. Lagi nonton Extremely Loud and Incredibly Close terus ketiduran. Jam 8nan. Bangun jam 5 pagi. Aih indahnya tidur 9 jam.
Bukan... Bukan itu sih intinya.
Terus habis itu saya nyuci oleh-oleh dari kos. Terus beres-beres kamar. Istri idaman banget kan.
Nah yang ini baru intinya.
Waktu lagi ngerapiin barang-barang di lemari, kok ada gulungan gitu ya dalem plastik. Saya pun menarik barang tersebut keluar. Dan ternyata isinya wallsticker gretongan dari kakak saya beberapa bulan yang lalu. Waktu itu emang saya bilang ke dia pengen itu, soalnya pengen makeover kamar gitu deh. Tapi apa daya kantong anak kos, ga mampu beli wallpaper dan males banget kalo ngecat ulang. Jadi wallsticker itu emang pilihan yang tepat, udah murah dan yang paling penting GA RIBET.
Nah, wallsticker tadi gambarnya tiang listrik gitu dan keliatannya masangnya agak rumit. Namun karena tadi saya lagi suwung dan sedang dalam mode istri yang baik, jadi saya memutuskan mendedikasikan minggu pagi saya yang indah buat nempel itu wallsticker.
Sumpah waktu awal-awal nempelnya menyenangkan sekali. "Owalah cuma gini toh."
Tapi ternyata oh ternyata... Saya belum menyadari rintangan macam apa yang telah terhampar di hadapan.
Nempel kabel-kabelnya itu benar-benar gaple. Cocok buat yang mau melatih kesabaran. :)
Hasilnya ga sebagus di gambar. Dan sedikit tidak worth it mengingat nempelnya yang berbalur keringat dan air mata.
Ada yang penasaran gimana masang ujung kabelnya yang njengat ke atas 3 meteran itu mengingat keterbatasan tinggi badan saya?
Ini jawabannya..
Masih ditambah njot-njotan di kasur, penggaris 30cm yang disambung sama penggaris 30 cm lagi, dan ndangak-ndangak sampe leher mau copot rasanya... Iya. Saya emang seimut itu.
Maafkan aku, Jimmy.
Mungkin ngeblog bagi saya itu kayak menstruasi kali ya. Ada siklusnya dan butuh hormon-hormon tertentu. Ada saatnya saya males banget ngisi blog dan ada saatnya sehari pengen nge-post terus. Kayak hari ini nih.
Nemu post iseng tapi wagu. For fun lah ya habis rapotan.(Yuhu libur telah tiba!)
Coba deh, kalo ga ada kerjaan.
RULES:
1. Put your iTunes, Windows Media Player, etc. on shuffle.
2. For each question, press the next button to get your answer.
3. You must write that name song down not matter how silly it sounds
4. Have Fun!
If someone says 'are you okay', you say?
California King Bed - Rihanna
(Are you okay? In this California King beeeed. Oke. Mungkin permulaan yang tidak terlalu bagus.)
How would you describe yourself?
Happy Ending - Abdul & The Coffee Theory
(Karena aku...happy endingmu)
What do you like in a guy/girl?
Mencuri Hati - RAN
(Ya ampun cucok nih yang ini. Yang mencuri hatikyu.)
How do you feel today?
Don't Say You Love Me - M2M
(Cucok lagi. Read this boy.)
What is your life's purpose?
Endless Love - Glee Cast
(... Ama that desperate?)
What's your motto?
Runaway - Bruno Mars
(Emangnya saya teroris?)
What do ur friends think of u?
Sang Pemimpi - Gigi
(Tuh kan cocok lagi!)
What do your parents think of you?
Something More - Secondhand Serenade
( I will be, parrents. Hangin there, in six years maybe? Doakan anakmu ini.)
What do you think about very often?
Deer In The Headlights - Owl City
(Oke. Kesannya saya seperti pejantan rusa di musim kawin)
What is 2 + 2?
Goodbye Lullaby - Avril
(No comment.)
What do you think of your best friend?
No Parade - Jordin Sparks
(No parades ya babes. Catet.)
What is your life story?
Hollywood - Michael Buble
(OMG! Apakah ini adalah suatu pertanda bahwa saya memang ditakdirkan jadi artis hollywood?)
What do you want to be when you grow up?
Be Mine - Adhitya
(I want to be mine. Antara nyambung dan ga nyambung sih ya...)
What do you think when you see the person you like?
Go On Girl - Ne Yo
(Tuh. Go on, Nis!)
What will you dance to at your wedding?
What The Hell - Avril
(What the hell banget. I'm sure I won't dance. Moreover to this song.)
What will they play at your funeral?
Happy Ending - Mika
(Jangan dong. Masa No hope no love no glory no happy ending.)
What is your hobby/interest?
Everything - Michael Buble
(Okesip)
What is your biggest fear?
Careful - Paramore
(Oh mungkin karena ini saya jadi susah banget careful?)
What is your biggest secret?
Summertime - Cody Simpson
(Sumpah saya ga ngapa-ngapain sama Cody summer kemarin.)
What do you want right now?
Let The Rain - Sara Bareilles
(Tau aja lagi galau.)
What do you think of your friends?
Are You Really The One - Ecoutez
What will you post this as?
Wannabe - Spice Girls

Nemu post iseng tapi wagu. For fun lah ya habis rapotan.(Yuhu libur telah tiba!)
Coba deh, kalo ga ada kerjaan.
RULES:
1. Put your iTunes, Windows Media Player, etc. on shuffle.
2. For each question, press the next button to get your answer.
3. You must write that name song down not matter how silly it sounds
4. Have Fun!
If someone says 'are you okay', you say?
California King Bed - Rihanna
(Are you okay? In this California King beeeed. Oke. Mungkin permulaan yang tidak terlalu bagus.)
How would you describe yourself?
Happy Ending - Abdul & The Coffee Theory
(Karena aku...happy endingmu)
What do you like in a guy/girl?
Mencuri Hati - RAN
(Ya ampun cucok nih yang ini. Yang mencuri hatikyu.)
How do you feel today?
Don't Say You Love Me - M2M
(Cucok lagi. Read this boy.)
What is your life's purpose?
Endless Love - Glee Cast
(... Ama that desperate?)
What's your motto?
Runaway - Bruno Mars
(Emangnya saya teroris?)
What do ur friends think of u?
Sang Pemimpi - Gigi
(Tuh kan cocok lagi!)
What do your parents think of you?
Something More - Secondhand Serenade
( I will be, parrents. Hangin there, in six years maybe? Doakan anakmu ini.)
What do you think about very often?
Deer In The Headlights - Owl City
(Oke. Kesannya saya seperti pejantan rusa di musim kawin)
What is 2 + 2?
Goodbye Lullaby - Avril
(No comment.)
What do you think of your best friend?
No Parade - Jordin Sparks
(No parades ya babes. Catet.)
What is your life story?
Hollywood - Michael Buble
(OMG! Apakah ini adalah suatu pertanda bahwa saya memang ditakdirkan jadi artis hollywood?)
What do you want to be when you grow up?
Be Mine - Adhitya
(I want to be mine. Antara nyambung dan ga nyambung sih ya...)
What do you think when you see the person you like?
Go On Girl - Ne Yo
(Tuh. Go on, Nis!)
What will you dance to at your wedding?
What The Hell - Avril
(What the hell banget. I'm sure I won't dance. Moreover to this song.)
What will they play at your funeral?
Happy Ending - Mika
(Jangan dong. Masa No hope no love no glory no happy ending.)
What is your hobby/interest?
Everything - Michael Buble
(Okesip)
What is your biggest fear?
Careful - Paramore
(Oh mungkin karena ini saya jadi susah banget careful?)
What is your biggest secret?
Summertime - Cody Simpson
(Sumpah saya ga ngapa-ngapain sama Cody summer kemarin.)
What do you want right now?
Let The Rain - Sara Bareilles
(Tau aja lagi galau.)
What do you think of your friends?
Are You Really The One - Ecoutez
What will you post this as?
Wannabe - Spice Girls

sumpah penting banget
Tanggung jawablah yang menemukan ultramilk dingin dan sereal Gorilaz.
Kenapa enak tapi kalorinya membludak gini. Kalo aku gendut gimana coba?
Bentuk yang paling saya suka itu lingkaran, atau bentuk bulat. Ga tau kenapa. Bagus aja diliat.
Ya kan?
Dilihat dari sisi mana aja bentuknya sama.
Ga ada sudutnya, dan ujung-ujungnya melebur sempurna gitu. How sweet.. Haha.
(Anyway seperti biasa sebenernya agak ga nyambung sih masalah lingkaran-lingkaran itu tadi)
Saya baru tau kalo ternyata bentuk bumi itu bulat waktu kelas 2 SD. Teori Copernicus katanya.
Awalnya sih ga percaya, saya pengen coba berlayar lurus untuk ngeliat apakah beneran bisa balik ke titik asalnya kayak Kristoforus Kolumbus gitu. Tapi ga kesampean karena saya ga tahan naik kapal.
Krik.
Ehm. Back to topic.
(Anyway lagi, sebenernya saya juga bukan mau bahas sains masalah bumi itu lho ya.)
Hidup kita yang di atas bumi ini ibarat follower tempatnya berpijak, maksud saya, hidup kita ini juga bulat bentuknya. Dan berotasi juga layaknya bumi si trendsetter. Kalo orang bilang, kayak roda.
Kadang di atas, kadang di bawah.
Kadang yang di atas pengen di atas terus tapi malah kepleset lengkungnya hidup jadi di bawah.
Kadang yang di bawah tau-tau udah di atas aja.
Kadang yang di bawah udah manjat sekuat tenaga tapi ga nyampe atas juga.
Kadang-kadang yang di atas pengen ke bawah, yang di bawah pengen ke atas.
Ya gitulah, penuh antitesis ironis kayak puisi jaman SMP.
Tapi kalo dipikir-pikir saya bakalan lebih pilih ada di bawah deh. Soalnya kalo di atas rasanya pasti ga tenang 180 derajat comfort zone yang menyenangkan itu berakhir dan kapan saatnya tergelincir ke bawah.
Kalo di bawah kan kita ga suwung karena ada sesuatu yang harus diperjuangkan. Dan the best part is saya tau beberapa waktu kemudian saya bakalan ada di atas. Hahaha teteup, mental tempe.
Jadi intinya ga masalah kan ya kita di titik mana pun selama masih di jalur yang benar. Ya kayak Kolumbus tadi, kita pasti kembali ke titik awal lagi, yang berarti setiap kita bakalan melewati 0-180 derajat comfort zone dan 180-360 derajat not-so-comfort zone. Begitu seterusnya sampai kiamat. Jadi dinikmatin aja lah ya.
Sekarang yang jadi masalahnya adalah apakah kita sudah menahkodai kapal kita sehebat Kolumbus?
Maksudnya... Gimana bisanya kita deh, ngebut sekuat tenaga waktu di bawah dan menancapkan jangkar dalam-dalam waktu di atas sebelum akhirnya tertarik gravitasi dan jatuh lagi, ngebut lagi.
Kalo kata fisika kan, (catat ini!!!!) kecepatan berbanding lurus dengan jarak. Makin cepet kita menyelesaikan satu masalah, makin banyak pengalaman yang akan kita dapet.
Aamiin.
Belum lagi kalo nanti di tengah perjalanan menempuh lingkaran hidup, kita ketemu kejutan-kejutan gitu. Mungkin kayak Kolumbus yang malah nemu Amerika?
Khakh kelepasan curcol lagi. \(˘o˘'!)/
O
Dilihat dari sisi mana aja bentuknya sama.
Ga ada sudutnya, dan ujung-ujungnya melebur sempurna gitu. How sweet.. Haha.
(Anyway seperti biasa sebenernya agak ga nyambung sih masalah lingkaran-lingkaran itu tadi)
Saya baru tau kalo ternyata bentuk bumi itu bulat waktu kelas 2 SD. Teori Copernicus katanya.
Awalnya sih ga percaya, saya pengen coba berlayar lurus untuk ngeliat apakah beneran bisa balik ke titik asalnya kayak Kristoforus Kolumbus gitu. Tapi ga kesampean karena saya ga tahan naik kapal.
Krik.
Ehm. Back to topic.
(Anyway lagi, sebenernya saya juga bukan mau bahas sains masalah bumi itu lho ya.)
Hidup kita yang di atas bumi ini ibarat follower tempatnya berpijak, maksud saya, hidup kita ini juga bulat bentuknya. Dan berotasi juga layaknya bumi si trendsetter. Kalo orang bilang, kayak roda.
Kadang di atas, kadang di bawah.
Kadang yang di atas pengen di atas terus tapi malah kepleset lengkungnya hidup jadi di bawah.
Kadang yang di bawah tau-tau udah di atas aja.
Kadang yang di bawah udah manjat sekuat tenaga tapi ga nyampe atas juga.
Kadang-kadang yang di atas pengen ke bawah, yang di bawah pengen ke atas.
Ya gitulah, penuh antitesis ironis kayak puisi jaman SMP.
Tapi kalo dipikir-pikir saya bakalan lebih pilih ada di bawah deh. Soalnya kalo di atas rasanya pasti ga tenang 180 derajat comfort zone yang menyenangkan itu berakhir dan kapan saatnya tergelincir ke bawah.
Kalo di bawah kan kita ga suwung karena ada sesuatu yang harus diperjuangkan. Dan the best part is saya tau beberapa waktu kemudian saya bakalan ada di atas. Hahaha teteup, mental tempe.
Jadi intinya ga masalah kan ya kita di titik mana pun selama masih di jalur yang benar. Ya kayak Kolumbus tadi, kita pasti kembali ke titik awal lagi, yang berarti setiap kita bakalan melewati 0-180 derajat comfort zone dan 180-360 derajat not-so-comfort zone. Begitu seterusnya sampai kiamat. Jadi dinikmatin aja lah ya.
Sekarang yang jadi masalahnya adalah apakah kita sudah menahkodai kapal kita sehebat Kolumbus?
Maksudnya... Gimana bisanya kita deh, ngebut sekuat tenaga waktu di bawah dan menancapkan jangkar dalam-dalam waktu di atas sebelum akhirnya tertarik gravitasi dan jatuh lagi, ngebut lagi.
Kalo kata fisika kan, (catat ini!!!!) kecepatan berbanding lurus dengan jarak. Makin cepet kita menyelesaikan satu masalah, makin banyak pengalaman yang akan kita dapet.
Aamiin.
Belum lagi kalo nanti di tengah perjalanan menempuh lingkaran hidup, kita ketemu kejutan-kejutan gitu. Mungkin kayak Kolumbus yang malah nemu Amerika?
Khakh kelepasan curcol lagi. \(˘o˘'!)/






